Batu Jilatan Maunjun

Posted by amulet | Benda Bertuah | Friday 21 September 2012 5:48 am

 

Batu Jilatan Maunjun


The Spirit

Batu Ajaib dari Sumur Jilatan Pedalaman Kalimantan Selatan

Alkisah Suku Dayak Paramasan yang mendiami wilayah Danau Huling
sungguh merasa heran tatkala memperhatikan keanehan sebuah sumur
yang berukuran berkisar 4×4 meter.

Dahulu ada kerbau besar laksana banteng, jika ada orang yang mendekati sumur
segera dihadang dan diusir paksa oleh banteng tersebut.

akan tetapi anehnya, banyak hewan liar lainnya berduyun-duyun sangat suka
mendatangi sumur tersebut masuk kedalamnya kemudian minum airnya
setelah meminum air sumur selanjutnya segera mencari sebongkah batu untuk
dijilat-jilatnya kemudian pergi.

“saya pernah mencoba untuk menombak atau menyumpit hewan2 tersebut,
anehnya mereka tidak bakalan mempan dilukai dan tidak bisa ditangkap” ujar
salah seorang anggota suku dayak tersebut.

karena berkali-kali mengalami hal demikian sehingga timbullah keyakina bagi
para suku dayak tersebut , jika hendak menangkap atau menombak hewan
liar diatas, maka ditunggulah saatnya sebelum hewan itu sampai di sumur tsb
“karena jika salah satu dari kaki hewan itu sempat menyentuh air sumur jilatan
pasti tak akan bisa ditangkap hewan apapun dia bentuk dan jenisnya”

tak hanya hewan darat, bahkan burung jenis apapun sangat suka meminum
air sumur jilatan tersebut dan kemudian mematuki batu jilatan yang ada disana
demikianlah kisah yang disampaikan oleh Suku Dayak Paramasan .

sehingga suatu saat dimana kemudian banteng yang menjaga sumur tersebut
sudah tiada, maka warga suku dayak tersebut kemudian mengambil batu dari
sumur jilatan tersebut , dan ternyata terdapat banyak sekali batunya,
berbagai jenis bergantung dari warna batu jilatan tersebut dan dibawa pulang
diletakkan dirumah (huma) mereka.

sampai suatu malam, terjadilah kejadian dimana ada pencuri dari luar kampung
masuk kedalam huma mereka, terjadilah sesuatu keajaiban, si pencuri itu
terputar-putar tak dapat keluar dari dalam huma dan akhirnya ketahuan dan
tertangkap basah.

maka menjadi suatu pengalaman dan keyakinan bagi warga suku dayak paramasan,
bahwa batu jilatan ternyata punya kemampuan untuk menjaga rumah mereka
dari niat dan perbuatan jahat siapapun.

atas dasar cerita dari mulut ke mulut tentang keanehan batu jilatan, kemudian
ada yang mencoba batu jilatan itu untuk diletakkan pada alat pancing
ternyata luar biasa mengejutkan baginya, hasil tangkapan ikan sangat banyak
dan sangat mudah memperolehnya

sehingga batu tersebut terkenal dengan nama lainnya ialah “Batu Maunjun”
Maunjun artinya Memancing Ikan

akhirnya banyak orang kemudian mencoba batu itu untuk berbagai macam
keperluan , diletakkan dia dalam toko, ternyata menjadi pelarisan yang bagus
dibawa sebagai azimat, ternyata menjadi pengasihan dan disukai orang
dan orang yang membawa batu jilatan , tak akan kesusahan masalah uang.

sayangnya, informasi tentang batu jilatan kemudian meredup dan langka
bahkan ditempat asalnya di Kampung Danau Huling, warga Dayak hanya tahu
batu tersebut ialah hanya buat keselamatan dan buat memancing ikan saja
itupun mereka sendiri mengatakan, jika katanya bagus untuk maunjun (mancing)
kami sendiri belum pernah mencobanya..
kami hanya tahu batu itu buat menjaga rumah saja, biar aman dan selamat

saat ini pusat kerajinan batu yang ada di Martapura , ada menyediakan
berbagai macam jenis batu jilatan

mereka mengatakan, bahwa batu jilatan itu ternyata hanya terdapat dua jenis
yakni batu jilatan darat dan batu jilatan laut
batu jilatan laut selalu berwarna hitam kelam dan seolah ada tonjolan putih
didalam batu tersebut , juga dikenal dengan nama lainnya ialah “Batu Kelulut”
namun istilah Batu Kelulut menjadi simpang siur dengan adanya info
bahwa kelulut jika di kalimantan ialah nama jenis lebah kecil
ada lagi yang berpendapat bahwa batu kelulut itu ialah satam (meteor)
semua menjadi tak jelas lagi

begitupun dengan nasib batu jilatan yang sudah digosok rapi


kemudian dibentuk menjadi mata cincin atau perhiasan, bahkan yang menjual
atau pedagang batupun secara bisik-bisk juga mengatakan bahwa batu jilatan
yang mereka jual itu ialah belum tentu aseli

namun bagi aku pribadi, alhamdulillah bersyukur, dengan perjuangan dan
petualangan sahabat kaskuser forsup yakni @insomniamania
yang kebetulan bertugas sebagai tenaga konsultan sebuah proyek di Loksado
dialah yang akhirnya berhasil menembus ke tempat keramat Dayak
yang sangat disegani orang Kalimantan Selatan, berhasil melihat sumur tsb
dan diterima baik warga Dayak setempat, bahkan dibantu memilihkan batu
jilatan yang terbaik oleh Kepala Suku Dayak untuk dibawa sebagai oleh-oleh

ketika sampai di Banjarmasin, tatkala sahabat kaskuser bercerita bahwa dia
telah mendapatkan batu jilatan, dirumah temannya itu, sontak Ayah dari
temannya yang ikut mendengarnya berkata “bohong itu, tidak mungkin batu
itu aseli, dari mana kamu bisa dapat itu barang langka”
lalu sahabat kaskuser menjawabnya “Bapak, bagaimana kalau saya dapat ini
ialah dari Muhara Uman”
seketeika ayah temannya itu terdiam dan pucat mukanya dan berkata pelan
“kalau begitu , batu jilatan yang kamu dapat itu ialah yang sebenarnya”

luar biasa memang kharismanya , Balai Rumah Adat Muhara Uman.

 

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Sorry, the comment form is closed at this time.

CyberXpress Wordpress Theme